BATIK INDONESIA
^difatilah dwi fadhillah^
batik
indonesia
setiap malam difa selalu menggambar , namun bukan menggambar seperti anak jaman sekarang,menggambar grafiti . namun karena difa cinta kepada tanah air ia selalu membuat batik.setiap habis belajar atau tidak ada kegiatan ia selalu menggambar batik penuh dengan warna warna indah. Alat menggambar dan untuk mewarnainya juga lengkap. Difa menyisihkan uang jajan nya setiap hari . ia sudah mulai suka dan mengumpulkan mulai dari tk. Pertamanya ia hanya melihat ibunya menggmbar batik lalu difa mulai jatuh cinta dengan batik dan mulai mencobanya. Sampai saat ini ia sangat gemar menggambar batik. Saat di sekolah ,asyllah datang sambil teriak teriak memanggil nama difa “difaa...difaa...” ternyata asyllah ingin memberi tau bahwa ada lomba menggambar batik se kabupaten. Difa sangat bersemangat untuk mengikuti lomba menggambar itu. 2 hari kemudian lomba akan segera di mulai,. Mulai pulag sekolah difa selalu mencoba ber eksperimen menggambar batik. Dan menggabung gabungkan wara supaya terlihat beda.
^dua hari kemudian^
Hari ini hari perlomban meggambar batik. Perlombaan dimulai jam
11.00 , kemarin bu rini dan abilla sudah mendaftarkan difa kepada panitia dan
mendapatkan nomor peserta. sekarang pukul 05.00, difa bangun dan menuju kamar
mandi untuk wudhu dan shalat . selesai shalat difa mandi dan bersiap. Menyiapkan
alat mewarnainya dan alat menggambarnya . saat berangkat bersama sahabatnya
sampailah disekolah. Saat sampai sekolah, bu rini langsung memberi nomor
peserta dan mengajak ke 4 sahabatnya untuk datang ke perlombaan menggambar. Mereka
ber4 senang sekali, dan langsung menuju mobil sekolah dan langsung menuju
tempat perlombaan. Perlombaan dimulai , hati difa berdegub kencang. Ia menengkan
dirinya. Lalu mulai menggambar, ia mengeluarkan teknik teknik yang sudah ia
pelajri dengan cara autodidak. Beberapa jam kemudian waktu sudah habis . pas
banget difa lagi membereskan alat alatnya. Dan tidak lupa ia menulis namanya
nya , sekolahnya, kelasnya,dan nomor pesertanya. Sesudah juri menilai , waktunya
pengumuman . bu rini, difa, abilla, asyllah, dan rian pun sama sama deg deg an
. “juara 3 jatuh kepada...raina
salsabila.” Huh difa takut ia tidak menang “juara 2 asyfa qinara” haduhh kalau bukan aku gimana nihhh . tanya
difa dalam hatinya. “juara 1 adalah...
difatilah dwi fadhillah” semua orang bertepuk tangan termmasuk ke3
sahabatnya dan bu rini pun terharu. Dan difa pun maju kedepan untuk mengambil
piala, penghargaan, dan hadiah. Saat kembali ke sekolah difa sudah ditunggu
diruang kepala sekolah untuk diberikan penghargaan dari kepala sekolah dan
selamat. Dan saat itu difa memantapkan hatinya yaitu ingin menjadi distributor
batik sendiri
Thanks already read
Find me on instagram
@annisaaaf_16
Komentar
Posting Komentar