BERMIMPI [END]



Part 7 .
Bermimpi

Dengan menghampiri sang raksasa, rafi mengeluarkan tongkat. Bentuknya seperti kayu tua yang agak lapuk. Dan “POOF” rafi menyulap tanah kosong menjadi makanan yang berlimpah. Dillah dan kafin hanya melongo kebingungan dan si raksasa makan dengan lahapnnya. Dengan memutar arah menuju gedung, dillah dan kafin menanyakan dengan terheran heran. “raff ko bisaa?” tanya dilah penasaran “ bisa lahh, rafi gitu loh”  jawab rafi. Kafin hanya diam memikirkan. Ternyata rafi punya tongkat itu dari ayah nya. Karena sang ayah dulu pernah menjadi penyihir. Kafin dan dillah masih bingung. Next!. Setelas konser tadi mereka pulang ke rumah nya masing masing. Dillah takut kalo bakal bangun untuk saat ini.”dill, bangunn sekolah” panggil suara seseorang. “ohh iya “ jawabnya. “oh tidak aku bangunn” dalah hatinya. Saat keluar ada seorang yang aneh duduk di ruang tamu sambil berbincang dengan ibuku. “ehh dillah.. ini ka santi, dia mau ngajak kamu rekaman bersama idolamu DI ATAS RATA RATA” ajak ibu. Aku langsung meng iyakan dan aku senangggg banget. Setelah tanda tangan kontrak , aku langsung menuju sekolah. Setelah pulang sekolah aku mandi, makan dan bersiap untuk rekaman di studio ka gita bersama idolaku. Sesampainya di sana , aku langsung disambut ramah oleh kak santi dan di arahkan untuk masuk. Setelah ku masuk dan apa yang terjadi??? Akuuu ketemu sang kafin sulthan penyanyi jazz cilikk yangg berbakat banget. Kafin langsung menyapa ku dengan asik. Aku hanya bengong sambil senyum senyum. Akhirnya setelah rekaman. Ada yang mengajak untuk bermain film drama musikal dengan artis cilik lainnya.
Tamat.


Dillah cerpen

Find me on instagram
@annisaaaf_16




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BATIK INDONESIA

my history